Sabtu, 24 Desember 2016

Chemistry "Bookstore and Cafe"


        
            Ada banyak cara dilakukan orang untuk menumbuhkan minat membaca. Datang ke tempat tertentu, seperti perpustakaan dan kafe, yang menyediakan bahan bacaan menjadi salah satu pilihan. Di tempat itu, mereka tak hanya disuguhi buku berlimpah. Namun juga suasana nyaman. Bagi seorang pelajar terkhususnya bagi mahasiswa, membaca merupakan kebutuhan wajib sehari-hari. Meski tak mematok waktu tertentu dan durasi membaca. Tak hanya bacaan yang berkait langsung dengan mata kuliah, kita juga bisa membaca novel serial.
Untuk tempat membaca, seseorang kerap mendatangi tempat yang menyediakan banyak buku, seperti perpustakaan daerah maupun perpustakaan universitas. Perpustakaan atau tempat peminjaman buku menjadi sasaran utama karena dapat dipinjam dan tidak harus membeli buku.
Dan juga semakin berkembangnya jaman semakin maraknya kafe beredar di daerah palangka raya. Berbicara dan melihat perkembangan bisnis kafe yang cukup pesat saat ini, tentu tidak bisa dilepaskan dari asal-usul munculnya bisnis ini di Indonesia.  Dan bisnis cafe bermula dari minuman dengan kata-kata yang mirip, yaitu kopi. Ide untuk memodernkan cara meminum kopi memang bukan asli dari Indonesia. Gagasan ini diawali dari langkah bersejarah dari kemunculan Starbucks, yang kemudian membuat masyarakat berpikir bahwa minum kopi pun bisa terlihat berkelas dan 'wah'. Begitu juga ketika Starbucks hadir di Indonesia. Ide brillian warung kopi kelas atas inilah yang lalu diadaptasi oleh masyarakat. Sejak saat itu, berbondong-bondong lahirlah cafe-cafe yang menyuguhkan kopi dengan suasana modern. Harga yang jauh lebih mahal dari kopi sachet pun akhirnya bisa ditoleransi dengan alasan kenyamanan dan standard gaya hidup tingkat tinggi yang ingin dimiliki oleh semua orang. Kopi pun menjadi lebih membaur lagi dengan banyaknya variasi minuman ini, mulai dari pencampuran dengan coklat, susu, krimer, es, dan gula. Ditemani dengan aneka makanan ringan seperti puding, kue, dan bermacam-macam roti yang menemani suasana santai, semakin membuat kegiatan menyesap kopi menjadi lebih elegan. Semua itu untuk memfasilitasi mereka yang ingin turut serta menikmati gaya hidup mewah dan seni minum kopi. 
Suasana seperti ini kemudian menjadi peluang yang lebih besar bagi orang-orang yang tergiur manisnya bisnis cafe seperti halnya saya. Mereka berpendapat bahwa selama masyarakat tidak keberatan dengan harga yang mahal dan menginginkan gaya serta kenyamanan, maka bisnis cafe bisa dikembangkan. Cafe pun menjamur tidak hanya fokus pada menu kopi, cafe mulai memperluas  lingkup pada menu-menu yang lain. Kini, bisa kita temukan cafe yang khusus menyajikan menu es krim, hasil olahan susu, cafe yogurt, coklat, brownies, cookies, dan masih banyak lagi menu-menu yang disajikan di tempat makan berkonsep cafe. Saat ini, tema vintage, retro, dan kampung adalah yang paling banyak digemari. Semua konsep itu dikemas secara apik dan modern, sehingga setiap pengunjung memperoleh suasana berbeda yang tidak akan didapat di tempat lain. Nah, suasana beda inilah yang juga meningkatkan daya saing bisnis café. Semua pengelola berlomba-lomba menciptakan tempat yang memberikan pengalaman dan nuansa baru yang eksklusif. Salah satu tolok ukur keberhasilannya adalah ketika banyak pengunjung yang mulai mengeluarkan ponsel dan berpose.
Dari kasus yang ada maka saya memberikan penawaran sebuah toko buku dan juga ada kafe didalam toko buku tersebut, selain dapat menikmati menu makanan dan minuman kita juga dapat membaca buku dengan nyaman. Di dalam kafe dan toko buku tersebut tidak hanya bisa dibaca di tempat tetapi juga bisa dipinjam maupun dibeli. Di tempat itu ada sedikitnya 300 buku berupa novel dan pengetahuan umum terkhusus buku kimia SMA maupun universitas. Buku dan novel tersebut didapatkan dari koleksi pengurus untuk yang membaca ditempat maupun peminjaman buku dan novel. Sedangkan buku baru yang untuk dijual didapatkan dari kerjasama antara pengurus dengan penerbit ataupun dengan toko buku lainnya, sehingga dengan adanya mitra dalam usaha tesebut dapat menguntungkan masing-masing pihak. Persediaan ratusan buku lain berada di rumah pengurus maupun di tempat mitra. Gudang yang ada didalam toko tersebut dipakai untuk persediaan bahan makanan dan minuman.

Cara memulai usaha ini yaitu :
Ada beberapa hal yang bisa kamu ikuti ketika memulai bisnis ini, di antaranya sebagai berikut.
1. Persiapan tempat yang strategis, agar ramai dikunjungi pelanggan

2. Persiapan promosi, melakukan promosi menarik pada saat pembukaan bookstore and cafe.

3. Persiapan SDM. Agar tidak kerepotan sendiri dalam mengelola sebuah toko buku dan kafe. saya mengajak teman yang mempunyai banyak waktu luang untuk bergabung sebanyak 2 orang.

4. Persiapan waktu. Karena saat memulai usaha tersendiri kita membutuhkan waktu yang banyak. Agar usaha ini dapat stabil seiringnya waktu usaha ini akan dapat stabil. Tidak perlu terburu-buru mendapatkan untung yang besar jika saat tidak mempunya modal besar, slowly but sure. saya bisa bekerja sama dengan teman yang punya kelebihan dalam hal finansial. Tapi untuk hal finansial jujur saja saya orang yang punya pengalaman dalam mengelola finansial.

5. Menjalin hubungan dengan vendor buku. Dengan adanya kerjasama dengan vendor buku memungkinkan usaha berjalan lancar.

6. Menempatkan kursi yang nyaman di sekitar beberapa meja di daerah di mana buku dan makanan akan dijual. Ini harus cukup terang sehingga pelanggan dapat menelusuri melalui buku dan novel sambil menikmati makanan dan minuman.

7. Menyewa seorang seniman grafis untuk desain logo untuk toko. Memberikan dia dengan konsep yang diinginkan dan kemudian memilih dari pilihan yang dia desain dan memiliki dia merevisi logo sampai itu adalah apa yang diinginkan didapatkan.

8. Menjadwalkan pembukaan untuk toko buku coffee shop. Itu harus beberapa minggu setelah awalnya membuka pintu, untuk memberikan waktu untuk bekerja keluar masalah. Mengajak masyarakat untuk pembukaan dan pastikan untuk memiliki diskon hari itu untuk menarik pembelian.

9. Bersikap ramah kepada setiap pengunjung.

10. Membuat suasana bookstore and cafe senyaman mungkin bagi pengunjug.

11. Membuat menu dengan harga yang tercantum jelas dan terjangkau. Dan menciptakan nama-nama menu unik dan menarik yang membuat konsumen tertarik untuk mencobanya. Miliki menu spesial yang menjadi ciri khas kafe kami yang tidak tersedia di kafe yang lain. 

12. menyajikan makanan dengan rasa yang lezat. Kamu harus menyajikan makanan dengan rasa yang khas sehingga pengunjung tidak hanya datang sekali. Kemudian sediakan novel-novel terbaru yang bisa memancing banyak pengunjung / peminat membaca.

Berikut beberapa strategi bisnis yang dapat dilakukan menggeluti bidang ini:
1. Lakukan promosi dan pemasaran:
  • Promosi melalui brosur, leaflet, dan pamphlet. Jenis promosi ini berguna untuk menyebarkan informasi ke banyak orang dalam waktu singkat.
  • Promosi dari mulut ke mulut. Jenis promosi ini tergolong efektif terutama jika kita mempunyai banyak jaringan. Dalam sebuah majalah dikatakan bahwa masayarakat Indonesiaitu senang bersosialisasi sehingga ngerumpi bisa kamu jadikan sebuah ajang promosi.
  • Promosi lewat SMS (short message service). Teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan usahamu.
  • Promosi via internet. lakukanlah jenis promosi ini, terutama jika usaha sudah berkembang, kamu dapat memanfaatkan mailing list-mailing list yang kamu miliki.
  • Sediakan hari khusus promosi. Untuk membuat bookstrore and cafe lebih spesial, kamu dapat menyediakan hari khusus untuk promosi, di mana kamu bisa mengadakan semacam launching kecil-kecilan. Menyediakan makanan yang didiskon atau makanan gratis hari itu, boleh kamu lakukan untuk menarik pengunjung sebanyak mungkin.
Ketika menjalankan usaha ini ada beberapa, hambatan yang mungkin akan ditemui di antaranya sebagai berikut:
1. Jika makanan tidak habis kamu bisa rugi karena ada beberapa jenis makanan yang hanya bertahan dalam sehari. Buat perkiraan yang realistis untuk pengeluaran yang hanya bertahan dalam sehari. Buat perkiraan yang realistis untuk pengeluaran yang realistis dalam sehari. Hal ini berguna untuk mengantisipasi kerugian yang mungkin timbul.
2. Hambatan saingan. Sekarang kafe-kafe sudah banyak berdiri, terutama didaerah yang sudah ramai, tempatnya saling berdekatan. Persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia usaha. Oleh karena itu, toko buku dan kafe merupakan tempat tongkrongan anak muda maupun dewasa yang unik dan berbeda dengan kafe yang lain. Jika ada kafe lain hanya menyediakan makanan dan minuman disini menyediakan buku pelajaran dan juga novel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar