Ada banyak cara dilakukan orang untuk menumbuhkan minat membaca. Datang ke tempat tertentu, seperti perpustakaan dan kafe, yang menyediakan bahan bacaan menjadi salah satu pilihan. Di tempat itu, mereka tak hanya disuguhi buku berlimpah. Namun juga suasana nyaman. Bagi seorang pelajar terkhususnya bagi mahasiswa, membaca merupakan kebutuhan wajib sehari-hari. Meski tak mematok waktu tertentu dan durasi membaca. Tak hanya bacaan yang berkait langsung dengan mata kuliah, kita juga bisa membaca novel serial.
Untuk tempat membaca,
seseorang kerap mendatangi tempat yang menyediakan banyak buku, seperti
perpustakaan daerah maupun perpustakaan universitas. Perpustakaan atau tempat
peminjaman buku menjadi sasaran utama karena dapat dipinjam dan tidak harus membeli
buku.
Dan
juga semakin berkembangnya jaman semakin maraknya kafe beredar di daerah
palangka raya. Berbicara dan melihat perkembangan bisnis kafe yang cukup pesat
saat ini, tentu tidak bisa dilepaskan dari asal-usul munculnya bisnis ini di
Indonesia. Dan bisnis cafe bermula dari minuman dengan kata-kata yang
mirip, yaitu kopi. Ide untuk memodernkan cara meminum kopi memang bukan asli
dari Indonesia. Gagasan ini diawali dari langkah bersejarah dari kemunculan
Starbucks, yang kemudian membuat masyarakat berpikir bahwa minum kopi pun bisa
terlihat berkelas dan 'wah'. Begitu juga ketika Starbucks hadir di Indonesia.
Ide brillian warung kopi kelas atas inilah yang lalu diadaptasi oleh
masyarakat. Sejak saat itu, berbondong-bondong lahirlah cafe-cafe yang menyuguhkan
kopi dengan suasana modern. Harga yang jauh lebih mahal dari kopi sachet pun
akhirnya bisa ditoleransi dengan alasan kenyamanan dan standard gaya hidup
tingkat tinggi yang ingin dimiliki oleh semua orang. Kopi pun
menjadi lebih membaur lagi dengan banyaknya variasi minuman ini, mulai dari
pencampuran dengan coklat, susu, krimer, es, dan gula. Ditemani dengan aneka
makanan ringan seperti puding, kue, dan bermacam-macam roti yang menemani
suasana santai, semakin membuat kegiatan menyesap kopi menjadi lebih elegan.
Semua itu untuk memfasilitasi mereka yang ingin turut serta menikmati gaya
hidup mewah dan seni minum kopi.
Suasana seperti ini kemudian menjadi peluang yang
lebih besar bagi orang-orang yang tergiur manisnya bisnis cafe seperti halnya
saya. Mereka berpendapat bahwa selama masyarakat tidak keberatan dengan harga
yang mahal dan menginginkan gaya serta kenyamanan, maka bisnis cafe bisa dikembangkan.
Cafe pun menjamur tidak hanya fokus pada menu kopi, cafe mulai memperluas
lingkup pada menu-menu yang lain. Kini, bisa kita temukan cafe yang khusus
menyajikan menu es krim, hasil olahan susu, cafe yogurt, coklat, brownies,
cookies, dan masih banyak lagi menu-menu yang disajikan di tempat makan
berkonsep cafe. Saat ini,
tema vintage, retro, dan kampung adalah yang paling banyak digemari. Semua
konsep itu dikemas secara apik dan modern, sehingga setiap pengunjung
memperoleh suasana berbeda yang tidak akan didapat di tempat lain. Nah, suasana
beda inilah yang juga meningkatkan daya saing bisnis café. Semua pengelola berlomba-lomba
menciptakan tempat yang memberikan pengalaman dan nuansa baru yang eksklusif.
Salah satu tolok ukur keberhasilannya adalah ketika banyak pengunjung yang
mulai mengeluarkan ponsel dan berpose.
Dari kasus yang ada maka saya
memberikan penawaran sebuah toko buku dan juga ada kafe didalam toko buku
tersebut, selain dapat menikmati menu makanan dan minuman kita juga dapat
membaca buku dengan nyaman. Di dalam kafe dan toko buku tersebut tidak hanya
bisa dibaca di tempat tetapi juga bisa dipinjam maupun dibeli. Di tempat itu
ada sedikitnya 300 buku berupa novel dan pengetahuan umum terkhusus buku kimia
SMA maupun universitas. Buku dan novel tersebut didapatkan dari koleksi
pengurus untuk yang membaca ditempat maupun peminjaman buku dan novel. Sedangkan
buku baru yang untuk dijual didapatkan dari kerjasama antara pengurus dengan
penerbit ataupun dengan toko buku lainnya, sehingga dengan adanya mitra dalam
usaha tesebut dapat menguntungkan masing-masing pihak. Persediaan ratusan buku
lain berada di rumah pengurus maupun di tempat mitra. Gudang yang ada didalam
toko tersebut dipakai untuk persediaan bahan makanan dan minuman.
Cara
memulai usaha ini yaitu :
Ada beberapa hal yang bisa kamu ikuti
ketika memulai bisnis ini, di antaranya sebagai berikut.
1. Persiapan
tempat yang strategis, agar ramai dikunjungi pelanggan
2. Persiapan
promosi, melakukan promosi menarik pada saat pembukaan bookstore and cafe.
3. Persiapan
SDM. Agar tidak kerepotan sendiri dalam mengelola sebuah toko buku dan kafe. saya
mengajak teman yang mempunyai banyak waktu luang untuk bergabung sebanyak 2 orang.
4. Persiapan
waktu. Karena saat memulai usaha tersendiri kita membutuhkan waktu yang banyak.
Agar usaha ini dapat stabil seiringnya waktu usaha ini akan dapat stabil. Tidak
perlu terburu-buru mendapatkan untung yang besar jika saat tidak mempunya modal
besar, slowly but sure. saya bisa bekerja sama dengan teman yang
punya kelebihan dalam hal finansial. Tapi untuk hal finansial jujur saja saya
orang yang punya pengalaman dalam mengelola finansial.
5. Menjalin hubungan dengan vendor
buku. Dengan adanya kerjasama dengan vendor buku memungkinkan usaha berjalan
lancar.
6. Menempatkan kursi yang nyaman di
sekitar beberapa meja di daerah di mana buku dan makanan akan dijual. Ini harus
cukup terang sehingga pelanggan dapat menelusuri melalui buku dan novel sambil menikmati
makanan dan minuman.
7. Menyewa seorang seniman grafis
untuk desain logo untuk toko. Memberikan dia dengan konsep yang diinginkan dan
kemudian memilih dari pilihan yang dia desain dan memiliki dia merevisi logo
sampai itu adalah apa yang diinginkan didapatkan.
8. Menjadwalkan pembukaan untuk toko
buku coffee shop. Itu harus beberapa minggu setelah awalnya membuka pintu,
untuk memberikan waktu untuk bekerja keluar masalah. Mengajak masyarakat untuk
pembukaan dan pastikan untuk memiliki diskon hari itu untuk menarik pembelian.
9. Bersikap ramah kepada setiap
pengunjung.
10. Membuat suasana bookstore and cafe senyaman
mungkin bagi pengunjug.
11. Membuat menu dengan harga yang tercantum jelas dan
terjangkau. Dan menciptakan nama-nama menu unik dan menarik yang membuat
konsumen tertarik untuk mencobanya. Miliki menu spesial yang menjadi ciri khas
kafe kami yang tidak tersedia di kafe yang lain.
12. menyajikan makanan dengan rasa yang lezat. Kamu
harus menyajikan makanan dengan rasa yang khas sehingga pengunjung tidak hanya
datang sekali. Kemudian sediakan novel-novel terbaru yang bisa memancing banyak
pengunjung / peminat membaca.
Berikut beberapa strategi bisnis
yang dapat dilakukan menggeluti bidang ini:
1. Lakukan promosi dan pemasaran:
- Promosi melalui brosur, leaflet, dan pamphlet. Jenis promosi ini berguna untuk menyebarkan informasi ke banyak orang dalam waktu singkat.
- Promosi dari mulut ke mulut. Jenis promosi ini tergolong efektif terutama jika kita mempunyai banyak jaringan. Dalam sebuah majalah dikatakan bahwa masayarakat Indonesiaitu senang bersosialisasi sehingga ngerumpi bisa kamu jadikan sebuah ajang promosi.
- Promosi lewat SMS (short message service). Teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan usahamu.
- Promosi via internet. lakukanlah jenis promosi ini, terutama jika usaha sudah berkembang, kamu dapat memanfaatkan mailing list-mailing list yang kamu miliki.
- Sediakan hari khusus promosi. Untuk membuat bookstrore and cafe lebih spesial, kamu dapat menyediakan hari khusus untuk promosi, di mana kamu bisa mengadakan semacam launching kecil-kecilan. Menyediakan makanan yang didiskon atau makanan gratis hari itu, boleh kamu lakukan untuk menarik pengunjung sebanyak mungkin.
Ketika
menjalankan usaha ini ada beberapa, hambatan yang mungkin akan ditemui di
antaranya sebagai berikut:
1. Jika makanan tidak habis kamu bisa rugi karena
ada beberapa jenis makanan yang hanya bertahan dalam sehari. Buat perkiraan
yang realistis untuk pengeluaran yang hanya bertahan dalam sehari. Buat
perkiraan yang realistis untuk pengeluaran yang realistis dalam sehari. Hal ini
berguna untuk mengantisipasi kerugian yang mungkin timbul.
2. Hambatan saingan. Sekarang kafe-kafe sudah
banyak berdiri, terutama didaerah yang sudah ramai, tempatnya saling
berdekatan. Persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia usaha. Oleh karena
itu, toko buku dan kafe merupakan tempat tongkrongan anak muda maupun dewasa
yang unik dan berbeda dengan kafe yang lain. Jika ada kafe lain hanya
menyediakan makanan dan minuman disini menyediakan buku pelajaran dan juga
novel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar